""""""" """"""

Thursday, 30 August 2018

Siswa 2010 ke atas Kalian adalah generasi berbeda

Inilah zaman dimana saya tidak mendidik anak-anak saya untuk menjadi seperti doktrin orang tua dulu Serasi Rasa
Adik-adik remaja sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi PNS, biar besok2 hidup terjamin sampai tua, maka itu cita-cita generasi luama sekali, orang tua kita dulu, SMA angkatan 70-80 mungkin masih begitu.
Jika kalian bercita-cita jadi karyawan BUMN, biar gaji bagus, pensiun ada, besar pula, maka itu juga generasi lama, paman-paman, tante-tante kita dulu, SMA angkatan 90-an, itu cita-citanya.
Jika kalian bercita-cita jadi karyawan multi nasional company, perusahaan swasta besar, biar bisa tugas di luar negeri, tunjangan dollar, itu juga cita-cita kakak-kakak kita dulu, yang SMA angkatan 2000-an.
Kalian adalah generasi berbeda..Kalian adalah yang SMP, SMA, atau kuliah di tahun 2010 ke atas. Seharusnya kalian tidak bercita-cita seperti itu lagi. Kalian adalah warga negara dunia, tersambung dengan seluruh sudut dunia.
Apa cita-cita kalian?
Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi pekerjaan bebas, dan pekerjaan2 yang menakjubkan lainnya. Kalian menonton film seperti Iron Man, Avengers, Minion, maka besok2 giliran film kalian yang ditonton orang.
Kalian jadi konsumen Burger King, KFC, dll, maka besok-besok giliran orang lain yang jadi konsumen franchise milik kalian. Hari ini kalian memakai baju, pakaian buatan orang lain, besok-besok giliran orang lain yang pakai baju kalian.
Hari ini kalian berobat ke rumah sakit, besok2 giliran orang yang berobat di klinik dengan sistem dan cara berbeda milik kalian.
Itulah dunia kalian..Masa depan..
Jangan mau hanya jadi pengikut, follower, tapi berdiri di depan, giliran orang lain yang mengikuti dan mendengarkan trend yg kita buat. Maka bila saat itu tiba, kita bisa benar2-benar bilang : Merdeka!!
Ayolah, lupakan sejenak bekerja jadi PNS, karyawan BUMN, atau karyawan swasta, masuk pagi, pulang malam. 30-40 tahun bekerja, pensiun. Itu sudah terlalu banyak orang yang melakukannya, masa’ kita akan ikut jalan serupa, saatnya kalian memulai jalan berbeda.
Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur, dll, dll. Sepanjang kita memang sungguh2, tahan banting, kita bisa menjadi yang terbaik di bidang yang kita geluti.
Setinggi apapun jabatan kalian, jika masih PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya atasan, dan hidup kita laksana siklus dari bulan ke bulan, gajian ke gajian.
Asyik duduk di belakang meja, lamat-lamat menatap media sosial, komen ini, komen itu, dan sebagainya, dan sebagainya. Tapi tetap saja begitu-begitu saja hidup kita.
Tidak, adik-adik sekalian, hidup kalian bisa lebih berwarna. Kalian bisa jadi apa saja.
Jangan buat sempit cita-cita, mimpi-mimpi kalian. Generasi kalian seharusnya tidak terikat waktu, tidak korupsi waktu, sebaliknya, kalian bebas dan fleksibel menentukan jam kerja sendiri.
Yakinlah, besok lusa, karya kalian akan menaklukkan kota-kota jauh, bahkan negara-negara jauh. Besok lusa, profesi kalian akan memiliki reputasi hingga pulau-pulau seberang, benua-benua luar.
Kalian bukan lagi generasi yang bahkan naik pesawat saja mahal dan susah. Atau mau berkirim kabar harus memakai telegram dan pager. Sambutlah masa depan kalian yang gemilang.
Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi2 penuh passion dan suka-cita. Itulah panggilan generasi kalian. Dan saat kalian bisa menggapainya, kalian bisa berteriak sekencang mungkin: Merdeka! Karena hidup kalian sungguh sudah merdeka.
Mulailah dari sekarang, remaja. Cari hobi dan aktivitas bermanfaat. Tekuni. Besok-besok kalian menjadi master di bidang tersebut.
Maka kita tidak lagi bicara tentang besok pagi2 berangkat kerja, sore2 pulang nanti macet, aduh, besok sudah Senin lagi, melainkan bicara: besok saya akan menginspirasi siapa, nanti sore saya akan mengubah apa, dan besok Senin saya akan meluncurkan karya apa lagi.
KUTIPAN (NAJWA SHIHAB)

Friday, 27 January 2017

Cara Daftar Bidikmisi Online Lengkap LUSI INTAN SARI,anak seorang Petani yang berdomisili Di Desa Lamsiteh Cot Kecamatan Kuta Malaka, Kab.Aceh Besar

GAMBAR DIBAWAH INI MERUPAKAN MAHASISWA ISBI ACEH ( LUSI INTAN SARI,anak seorang Petani yang berdomisili Di Desa Lamsiteh Cot Kecamatan Kuta Malaka, Kab.Aceh Besar YANG MENDAPATKAN PENGHARGAAN DARI MENTERI RISET,TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI di Universitas Syiah Kuala  21 Oktober 2016 .
Berikut ini kami berikan Petunjuk Bagi adik adik calon MahaSiswa untuk Mendaftar Bidikmisi 2017 https://www.youtube.com/watch?v=-Hmq24PbKbc
secara Benar dan Lengkap Sesuai Ketentuan Dikti.
Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi (lihat penjelasan Pasal 76 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi).
Bidikmisi memberikan fasilitas pembiayaan sebagai berikut Pendaftaran Bidikmisi tidak dikenakan biaya Bidikmisi membebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi lokal(mandiri) pada salah 1 PT Jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa) Bebas biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi Subsidi biaya hidup sesedikitnya Rp650.000 / bulan ATAU 3.900.000 PERSMESTER yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah Jika ada pihak pihak yang memungut biaya pada calon pendaftar
Persyaratan untuk mendaftar tahun 2016 adalah sebagai berikut: Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2016; Lulusan tahun 2015 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi; Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun; Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria: a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4; Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah; Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan: a. PTN dengan pilihan seleksi masuk: 1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 3) Seleksi Mandiri PTN b. Politeknik, UT, dan ISI c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk

Saturday, 3 October 2015

PENERIMAAN SISWA ( i ) SANTRI ( wan ) BARU

Agenda pembangunan pendidikan suatu bangsa tidak akan pernah berhenti dan selesai. Ibarat patah tumbuh hilang berganti, selesai memecahkan suatu masalah, muncul masalah lain yang kadang tidak kalah rumitnya. Begitu pula hasil dari sebuah strategi pemecahan masalah pendidikan yang ada, tidak jarang justru mengundang masalah baru yang jauh lebih rumit dari masalah awal. Itulah sebabnya pembangunan bidang pendidikan tidak akan pernah ada batasnya. Selama manusia ada, persoalan pendidikan tidak akan pernah hilang dari wacana suatu bangsa. Oleh karena itu, agenda pembangunan sektor pendidikan selalu ada dan berkembang sesuai dengan dinamika kehidupan masyarakat suatu bangsa. Bangsa
Indonesia tidak pernah berhenti membangun sektor pendidikan dengan maksud agar kualitas sumber daya manusia yang dimiliki mampu bersaing secara global. dengan demikian,  MALAKA COURSE kembali menerima siswa ( i ) dan Santri ( Wan ) baru

Dengan Program Pendidikan :

1. Program Kursus Bahasa Inggris

2. Program Kursus Matematika

3. Program Kursus Komputer

4. Program Tilawatil Quran serta ada Penambahan Program

5. Tahfizul Quran


dengan persyaratan Sebagai berikut :
Syarat Pendaftaran
1. Siswa ( i ) sederajat maksimal kelas 2 SD sederajat
2. Foto warna terbaru ukuran 3×4 dan 4×6 Masing-masing 4 lembar ;
3. Pendaftaran dilakukan di MAlaka Course Jalan Banda Aceh Medan Km 18 Pasar Samahani, Leupung Riwat Kec.Kuta Malaka

Adapun Staf Pengajar di Malaka Course adalah sebagai berikut :

A. Program Kursus Bahasa Inggris 
     - Mis. Rahmi S.Pd
     - Mis. Cut Evi Wardani
     - Mis. Salawati S.Pd 

B. Program Kursus Matematika 
     - Mis. Aflinda S.Pd 
     - Mis. Yuni Sara S.Pd
 
C. Program Kursus Komputer 
     - Ansar Al- Ghifari
     - Rifqi Agusni 


D. Program Tilawah 
     - Asy'ari S.Pd.I
     - Ustad Syibran Malasi S.Sy

E. Program Tahfizul Qur'an
     - Ustadz  Zul Fahmi S.Pd.I
     - Ustadz Zul Aqli S. Sy 



KEGIATAN EKSTRA KULIKULER
Selain itu juga ada Program Ektrakulikuler untuk melatih kreatifitas anak seperti adanya Sanggar Aneuk Malaka seperti Pelatihan Tarian yang akan diajarkan langsung oleh Mis  Cut Eva Syamsoeddin Putri yang merupakan Mahasiswi Sastra Indonesia Unsyiah yang sudah berhasil mengajar peserta Tarian ke Event Event bergengsi.



Nah, lalu bagaimana cara membangun karakter anak???

Karakter akan terbentuk sebagai hasil pemahaman 3 hubungan yang pasti dialami setiap manusia (triangle relationship), yaitu hubungan dengan diri sendiri (intrapersonal), dengan lingkungan (hubungan sosial dan alam sekitar), dan hubungan dengan Tuhan YME (spiritual). Setiap hasil hubungan tersebut akan memberikan pemaknaan/pemahaman yang pada akhirnya menjadi nilai dan keyakinan anak. Cara anak memahami bentuk hubungan tersebut akan menentukan cara anak memperlakukan dunianya. Pemahaman negatif akan berimbas pada perlakuan yang negatif dan pemahaman yang positif akan memperlakukan dunianya dengan positif. Untuk itu, Tumbuhkan pemahaman positif pada diri anak sejak usia dini, salah satunya dengan cara memberikan kepercayaan pada anak untuk mengambil keputusan untuk dirinya sendiri, membantu anak mengarahkan potensinya dengan begitu mereka lebih mampu untuk bereksplorasi dengan sendirinya, tidak menekannya baik secara langsung atau secara halus, dan seterusnya. Biasakan anak bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Ingat pilihan terhadap lingkungan sangat menentukan pembentukan karakter anak. Seperti kata pepatah bergaul dengan penjual minyak wangi akan ikut wangi, bergaul dengan penjual ikan akan ikut amis. Seperti itulah, lingkungan baik dan sehat akan menumbuhkan karakter sehat dan baik, begitu pula sebaliknya. Dan yang tidak bisa diabaikan adalah membangun hubungan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan spiritual dengan Tuhan YME terbangun melalui pelaksanaan dan penghayatan ibadah ritual yang terimplementasi pada kehidupan sosial.
Nah, sekarang kita memahami mengapa membangun pendidikan karakter anak sejak usia dini itu penting. Usia dini adalah usia emas, maka manfaatkan usia emas itu sebaik-baiknya.

Nilai-nilai Karakter Yang Perlu Ditanamkan kepada Anak
Pada masyarakat yang heterogen dengan berbeda-beda latar belakang social budaya dan agama, adanya common values (nilai-nilai yang dijunjung tinggi bersama) sangat diperlukan. Nilai-nilai ini dapat menjadi perekat yang efektif sehingga akan tercipta relasi social yang harmonis, yaitu terjadinya rasa kebersamaan. Misalnya, adanya nilai kejujuran yang dijunjung tinggi maka akan membuat setiap orang percaya pada kelompok masyarakat lainnya, bahwa mereka tidak akan diambil haknya atau ditipu. Juga dengan adanya tanggung jawab, setiap orang akan menjalankan kewajibannya, sehingga hak semua orang dapat terpenuhi.
Ada beberapa nilai yang dianggap perlu untuk dijadikan fokus pendidikan karakter. Misalnya dalam deklarasi Aspen dihasilkan 6 nilai etik utama (core ethical values) yang disepakati untuk diajarkan dalam system pendidikan karakter di Amerika yang meliputi:
1. Dapat dipercaya
2. Memperlakukan orang lain dengan hormat
3. bertanggung jawab
4. adil
5. kasih sayang
6. warga Negara yang baik
Sedangkan IHF telah membuat konsep 9 pilar karakter yang untuk dijadikan modul pendidikan karakter. Kesembilan plar ini adalah nilai-nilai yang bersifat universal yaitu (1) cinta Tuhan dan segenap ciptaanNya, (2) kemandirian dan tanggung jawab, (3) kejujuran/amanah, bijaksana, (4) hormat dan santun, (5) dermawan, suka menolong dan gotong royong, (6) percaya diri, kreatif dan pekerja keras, (7) kepemimpinan dan keadilan, (8) baik dan rendah hati, (9) toleransi, kedamaian, dan kesatuan. ( Asy'ari S.Pd.I )



SEJARAH PENDIRIAN LEMBAGA PENDIDIKAN MALAKA COURSE ( Kursus Bahasa Inggris,Matematika Computer dan Tilawatil Qur’an )

PROFIL DIREKTUR



NAMA                        : ASY’ARI S.Pd.I
TTL                             : BABAH IE/LAMNO 31 MARET 1987

NAMA AYAH            : ANHAR (GURU SD LAM ARA TUNONG )
NAMA IBU                : AINUL MARDHIAH (IRT)
ALAMAT                   : GAMPONG REULEUNG KARING
KECAMATAN          : KUTA MALAKA
KABUPATEN           : ACEH  BESAR
JENJANG PENDIDIKAN :
SD SEUMEURENG                   : 1993-1999
MTsN JEUREULA                     :1999-2002
MAN SIBREH/JURUSAN IPA  : 2002-2005
IAIN AR-RANIRY/FAK/JUR    : TARBIYAH/TBA(Tadris Bahasa Arab 2005-2010

I.                   PENDAHULUAN
Manusia dalam usaha memelihara kelanjutan hidupnya, mewariskan berbagai nilai-nilai budaya dan peradaban dari satu generasi ke generasi berikutnya, disamping itu juga sebagai pengembangan potensi yang ada pada diri agar dapat dipergunakan oleh setiap individu untuk menghadapai tantangan dan permasalahan bagi hidup setiap individu itu sendiri.Pendidikan Islam yang dilakukan Rasulullah di Makkah merupakan bentuk dasar dari pendidikan yang bertujuan untuk membina pribadi muslim agar menjadi kader yang berjiwa kuat dan dipersiapkan menjadi masyarakat Islam,mubaligh, dan pendidik yang baik. Dan setelah hijrah, disamping membentuk pribadi muslim pendidikan Islam mengalami perkembangan dan diarahkan untuk membina seluruh aspek- aspek kehidupan manusia dalam mengelola dan menjaga kesejahteraan umat manusia. Kepedulian Rasulullah terhadap pendidikan ini terlihat sekali pada saat selesai perang Badar, bahwa tawanan perang dari orang-orang Quraisy yang mampu membaca dan menulis ditawari oleh beliau untuk mengajar membaca dan menulis kepada masyarakat muslim di Madinah untuk menebus kebebasan mereka, sehingga dalam waktu relatif singkat masyarakat muslim di Madinah banyak yang mampu membaca dan menulis. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah sesuai dengan tujuan hidup manusia, sebab pendidikan hanyalah alat.

II.                                   LATAR BELAKANG PENDIRIAN LEMBAGA PENDIDIKAN MALAKA COURSE
Pada tanggal 15 Agustus 2010
            Berawal dari nikmatnya secangkir kopi yang disuguhkan oleh seorang penjual diwarkop( Bang Adi, warung sebelah Leupung Cut)  sambil ngobrol peugah-peugah haba bersama beberapa orang tua, kami ketawa ketiwi bersama dengan topic yang berbeda-beda mulai sejarah perang aceh dulu, kemudian masalah ekonomi, politik,social kebudayaan dan sebagainya dan ada juga yang shering masalah pribadinya mulai dari topic masa kecil →muda → nikah→punya anak→ sampe tua dan bahkan sampai ke mereka punya cucu, oh luar biasa,,,heheh…lucu juga kalau diingat-ingat. J ( duduk dan berbagilah bersama orang2 yang lebih tua dari kita dan buat perbandingan J ambil kesimpulan !!)
Lepas dari itu tiba-tiba terdengar suara samar-samar dari belakang rupanya suara istrinya bang Adi yang jualn diwarung tadi mengangkat sebuah topic lain yaitu masalah pendidikan anak. Dengan sapaan tertuju kepada saya…
“Hai ayi (nama panggilan saya sehari2
/kalau di Facebook Pang Ulee Malaka hahahah..(keugaya mantong) :P http://www.facebook.com/pang.malaka1…. hahaahah) pakon han keupgot tempat LES/KURSUS keu aneuk-aneuk kamo saboh,sayang aneuk kamo jioh that ijak les keudeh ulambaro”
dengan alasan susah untuk dikontrol karena perginya naik labi2 dan takut dengan banyaknya kendaraan dijalan raya dan itu memank harus dipikirkan karena demi keselamatan mereka.
Saya rasa ini topic ini yang harus diperhatikan lebih..
“nyan yang pah that ayi “( cocok sekali tu ayi) sahut salah seorang tua yang masih duduk ngobrol bersama dan yang lain pun ikut membenarkan topic ini dan kami membicarakan hal itu selanjutnya sampai selesai.
Katika itu jam menunjukkan pukul 23.30 dan terasa ngntuk hingga kami bubar, saya dalam perjalanan pulang terfikir dalam otak kanan saya betul juga seperti yang ibu itu katakan tadi memang masalah pendidikan harus selalu kita perhatikan. Sampai kekios saya baringkan badan J ( Alhamdulillah sambil kuliah juga kerja bantu2 Ayah JUAL MINYAK BENSIN DAN TEMPEE BHAN HONDA disamping Jalan Pasar Samahani..heheh Promosi niieeee…keude pura2 pih adak meubak toko tameukat hom,,hahaha ) sambil golek-golek memikirkan hal itu tadi masalah Les buat anak-anak di kecamatan Kuta Malaka,, sangking semangatnya saya iongin sekali untuk melaksanakan kegiatan itu sampai2 saya g bisa tidur karena terus dibayang banyangi oleh apa yang harus kulakukan,bagaimana caranya,dimana akan dilaksanakan, dan masih banyak sekali pertanyaan-pertanyan yang tibul pada diri sendiri pada malam itu,,,uwaaahh ….pusing tujuh keliling…
Mmmmpp…besoknya saya terus mencari Ilmu tentang pendirian Lembaga Pendidikan tersebut ke guru-guru sekolah Dikecamatan Kuta Malaka dan saya Tanya bagaimana bagaimana pendapat tokoh-tokoh Masyarakat Kuta malaka diantaranya Kanda SULAIMAN SE dulu belum menjadi anggota DPRK Aceh Besar sekarang sudah 2 tahun menjadi anggota DPRK Aceh Besar dari PARTAI ACEH ) BANG AZWIR BASYAH juga Tokoh msyarakat sekaligus PENASEHAT PARTAI ACEH dan KOMANDAN ZAINI BASYAH salah satu Anggota Kepolisian di Polres Jantho Aceh Besar
Selain kepada mereka kesiapapun sambil duduk di kede KOPI selalu saya ingin shering dan meminta pendapat kawan2 tentang Program Kursus yang akan saya jalankan, hingga berlangsung 1 bulan memikirkan hal itu saja namun juga terjawab sedikit demi sedikit,, ( Allhamdulillah Ya Allah, Aku bersyukur Pada Mu)
Alhamdulillah untuk pengetahuan bagaimana penerapannya, apa saja yang harus diperlukan sebelum pelaksanaan dan program apakah yang harus dilaksanakan sudah terbayang dalam pikiran saya.
Kemudian mentok lagi dalam Pikiran DIMANA saya akan membuka Peluang yang sangat berharga ini otomatis untuk generasi kita kemasa yang akan datang ( hahaha…. hal inilah yang sangat signifikan dalam bidang Pendidikan), Tapi Alhamdulillah berkat saya ngobrol shering2 dengan salah satu Tokoh Masyarakat Di Kecamatan Kuta Malaka yaitu ADUN MUKHLIS BASYAH (yang sekarang sudah menjadi orang nomor 1 di Aceh Besar/ BUPATI ACEH BESAR)
sambil ngopi bersama langsung saya tanya bagaimana pendapat tentang program saya ini kepada beliau dan ternyata Adun Mukhlis sangat mendukung program ini., setelah itu saya langsung juga menyampaikan Aspirasi yang satu lagi “ TAPI HANA TEMPAT ADUN..KIBAN CARA ( tapi gak ada tempat adun bagaimana caranya,,,?? (Tanya saya ke beliau,” di kala itu saya juga salah seorang kader Partai Aceh dan sampai sekarang masih selalu aktif.) saya memberikan pilihan bagaimana kalau kita laksanakan program tersebut di Kantor Partai aja Adun, kan nampak terbengkalai setelah disewa sampe 2 tahun terus paling kita fungsikan disaat-saat moment tertentu aja untuk keperluan partai.heheh sambil merengek2 pulik2 kipang hahahaha,??
tiba-tiba Alhmdulillah langsung beliau jawab oh jeeutt pah that nyo meunan,,jeut Jalankan ju bak kanto nyan sayang cit leuh tasewa an 2 thon, pakek trep2 sigo,,kabeutoinyan pakek ju inan.
( Iya betul tu pas banget,,oke laksanakan terus dikantor Partai Aceh,kata Adun Mukhlis yang sekarang menjabat sebagai Bupati Aceh Besar.)
dalam hatiku berkata” Alhamdu………lilla……..h”
Alhamdulillah dari hasil musyawarah duduk-duduk sambil ngopi ketawa-ketiwi sampai menemukan solusi dimana Tempat pelaksanaanya,,( HANA HABEH PENG MEUSIRIBE LOM,KECUALI BAYEU PENG KUPHI, RUKOK, NGON KUEH SIKRAK,KADANG CIT HANA PAYAH BAYEU KA AWAI NGON BAYEU IDEH HANA TATEUPEU… HAHAHAHA )
Ini belum habis saya ceritakan ini baru tahap perencanaan,,,hehe,,dah ngantuk nee,,besok kita Sambung lagi ya,,,

Saturday, 20 September 2014

PECINTA ALQUR'AN YAYASAN LEMBAGA PENDIDIKAN MALAKA COURSE ( KUTA MALAKA ) & TPQ AT-TAQWA LAM PUPOK ( INDRAPURI )INDRAPURI


“Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah oleh kamu al-Qur’an, sesungguhnya (al-Qur’an) itu datang pada hari qiamat menjadi syafaat kepada pembacanya.”
(Hadis riwayat Muslim)



Amatlah rugi bagi orang-orang yang kurang gemar membaca al-Qur’an kerana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam banyak menyebut dalam hadis-hadis Baginda tentang faedah dan fadhilat memebaca al-Qur’an itu, antaranya;

        1.Pembaca al-Qur’an dinaungi dengan payung rahmat, dikelilingi oleh para malaikat dan diturunkan Allah kepadanya ketenangan dan kewaspadaan. Disebutkan dalam hadis riwayat Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang maksudnya :
“Tidak berkumpul satu kaum di suatu rumah daripada rumah-rumah Allah (masjid) yang membaca al-Qur’an dan saling mempelajarinya antara mereka melainkan diturunkan ke atas mereka ketenangan, diselubungi rahmat, di kelilingi para malaikat rahmat dan Allah mengingati mereka pada siapa di sisiNya.”
(Hadis riwayat Muslim)
2.Pembaca al-Qur’an dikurniakan hatinya dengan cahaya oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala dan dipeliharaNya dari kegelapan. Diriwayatkan daripada Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu yang maksudnya :
“Bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesiapa yang mendengar satu ayat daripada Kitab Allah Ta‘ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda. Sesiapa yang membacanya pula, baginya cahaya di hari qiamat.”
(Hadis riwayat Ahmad)
3.Pembaca al-Qur’an diumpamakan seperti buah utrujah yang harum bau dan enak rasanya. Disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas Radhiallahu ‘anhu yang maksudnya :
“Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Perumpamaan orang beriman yang membaca al-Qur’an seperti perumpamaan buah al-utrujah iaitu buah yang berbau harum dan enak rasanya. Perumpamaan orang beriman yang tidak membaca al-Qur’an adalah seperti perumpamaan buah tamar, rasanya manis tetapi tidak ada baunya. Perumpamaan orang berbuat dosa (maksiat) yang membaca al-Qur’an adalah seperti ar-raihanah yang berbau harum tapi pahit rasanya. Perumpamaan orang berbuat dosa (maksiat) yang tidak membaca al-Qur’an adalah seperti buah al-hanzhalah iaitu buah yang pahit rasanya dan tidak ada baunya. Perumpamaan mendampingi orang yang salih adalah seperti mendampingi pemilik minyak wangi, sekalipun engkau tidak terkena minyaknya engkau tetap mendapat harumnya. Perumpamaan berdamping dengan teman yang jahat adalah seperti mendampingi orang yang menggunakan ububan (alat menghembus api), jika engkau tidak terkena hitamnya (daripada percikan api), namun engkau tetap terkena asapnya.”
(Hadis riwayat Abu Daud)
4.Pembaca al-Qur’an, tiada bergundah hati dan terlepas dari kesusahan-kesusahan di hari kiamat, kerana dia sentiasa dalam pemeliharaan dan penjagaan Allah. Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu yang maksudnya :
“Daripada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, Baginda bersabda: “Al-Qur’an datang pada hari qiamat lalu ia (al-Qur’an) berkata: “Wahai Tuhanku hiasilah dia (pembaca al-Qur’an)!, maka dia dihiasi dengan mahkota kemuliaan.”
Kemudian ia berkata: “Wahai Tuhanku tambahlah lagi! Maka dia ditambahi dengan hiasan-hiasan kemuliaan.”
Ia berkata lagi: “ Wahai Tuhanku redhailah dia! Maka dia diredhai.”
Berkata ia pada pembaca al-Qur’an: “Bacalah al-Qur’an dan naiklah (pada tangga-tangga syurga) dan ditambahi pada setiap satu ayat satu kebaikan.”
(Hadis riwayat at-Tirmidzi)
5.Pembaca al-Qur’an memperolehi kemuliaan dan diberi rahmat kepada ibu bapanya. Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang maksudnya :
“Sesiapa yang membaca al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibubapanya mahkota di hari qiamat. Cahayanya (mahkota) lebih baik daripada cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah yang demikian itu matahari berada di rumah kamu (dipenuhi dengan sinarannya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).”
(Hadis riwayat Abu Daud)
6.Pembaca al-Qur’an memperolehi kedudukan yang tinggi dalam syurga. Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang maksudnya :
“Dikatakan kepada pembaca al-Qur’an: “Bacalah(al-Qur’an), naiklah (pada darjat-darjat syurga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan darjatmu sehingga kadar akhir ayat yang engkau baca.”
(Hadis riwayat Ahmad)

 

Thursday, 10 October 2013

PENDIDIKAN ITU TIDAK MESTI DI GEDUNG YANG MEWAH, DI MALAKA COURSE YANG SERBA KEKURANGAN BOLEH JUGA :) HEHEH

"Ternyata moderenisasi penyelenggaraan program pendidikan terjebak dalam ideologi kapitalisme sistem pendidikan semata" (Freire : 1998)
Pemerintah, swasta dan masyarakat perlu mengembangkan konsep-konsep pelaksanaan program dan penyelenggara pendidikan yang mampu menampung partisipasi masyarakat dalam mengembangkan program pendidikan yang ideal sebagai proses kebudayaan, diharapkan melalui konsep tersebut program pendidikan, setidaknya dapat menjawab kelemahan sistim pendidikan secara bertahap. Untuk melerai benang kusut permasalahan pendidikan di Aceh melalui pendekatan program akselerasi telah banyak di lakukan, namun belum menunjukkan jawaban atas permasalahan yang ada. Program perbaikan mutu hanya melihat aspek pembangunan fisik semata seperti program akseleasi yang dilakukan lembaga sekolah tertentu dengan memiliki keistimewaan fasilitas, baik dalam pengadaan, misalnya pendirian gedung ekseklusif maupun tingkat implementasinya dengan biaya mahal. Ternyata moderenisasi penyelenggaraan program pendidikan terjebak dalam ideologi kapitalisme sistem pendidikan semata, demikian kritik tokoh pendidikan Brazil dalam bukunya Sekolah Kapitalisme yang licik (Freire : 1998)